DI 22032025
Efesus 2:3
Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.
Seperti apa manusia lama kita sebelum menjadi seorg Kristen karena percaya pd Injil Kristus? Di dlm ayat ini ada gambaran ttg itu, karena dahulu rasul Paulus hidup di dalamnya.
Pertama, hidup di dalam hawa nafsu daging, ini ttg apa yg berkenaan dgn kenikmatan utk tubuh jasmani kita, wujudnya beragam, bukan saja yg berkaitan dgn dosa seksual dan moralitas, tapi jg misalnya kerakusan dlm hal makan, berbuat yg jahat terhadap org lain karena dendam, tidak bs menolak keinginan utk berbuat dosa, dsbnya. Semua yg bersifat nafsu yg arahnya negatif, yg berlebihan dan merusak hidup baik scra lambat maupun instant. Hawa nafsu diperlukan, tetapi hrs dikendalikan dan digunakan dg tepat sesuai dgn tujuan yg baik. Makan sampai kenyang itu baik, tapi rakus dgn makan berlebihan, tentu ini bs menimbulkan ketidak nyamanan tubuh. Seks jg demikian, dilakukan dlm batasan yang benar menjd suatu pengikat kasih suami istri. Daging dlm bbrpa pengertian disebut sbg lawan dr roh, keinginan daging berlawanan dgn keinginan roh. Kuncinya adalah memiliki pengendalian diri yg kuat dan disiplin diri yg trs menerus. Keinginan yg timbul dr hawa nafsu daging akan selalu ada dan muncul, bila kita bs kendalikan, kita dapat menghindari utk berbuat dosa melawan Tuhan dan tdk merugikan org lain, efeknya akan dapat membuat kita panjang umur dan hidup damai.
Kedua, pikiran yg jahat, pikiran yg tdk berdasar pd kasih Kristus. Benih dosa dlm kedagingan yg ada pd tubuh kita akan merangsang munculnya beragam pikiran yg tdk kudus dan jahat. Makna dr pikiran jahat adalah pikiran yg tdk sejalan dgn pikiran Tuhan. Ada yg menyebutnya dgn pikiran yg berasal dr iblis, dr kedagingan, dr luka batin, dr hawa nafsu jahat, dsbnya. Pikiran yg tujuan akhirnya adalah bgmna membuat org lain hidup dlm tdk damai, menderita fisik maupun kejiwaan yg parah, berani melawan Tuhan. Sesama orang percaya hrsnya saling membangun, bkn saling menjatuhkan, harusnya saling menolong, bukan saling membuat org lain menderita, hrsnya ada saling mengasihi, bukan saling memusuhi dan bertengkar terus menerus. Tidak suka berdamai dan menjd pembuat masalah di manapun orang ini berada. Harusnya kita jadi berkat, bkn orang yg dikutuki kehadirannya, harusnya org merasa nyaman berada dekat kita, bukan merasa sebal dan takut. Pikiran jahat bs saja muncul, tp kita hrs segera ‘mematikannya’, jika tdk, maka dosa yg awalnya hanya dlm pikiran akan berubah jadi sebuah perbuatan dosa. Semua yg jahat tidak sejalan dgn kasih Kristus.
Kuasailah hawa nafsu daging dan pikiran jahat yg bisa saja muncul, pengendalian diri yg kuat, ikatan kasih yg murni, akan bs menang darinya, jgn sampai kita berdosa karenanya.