DI 26032025
Efesus 4:19 KJV
Who being past feeling have given themselves over unto lasciviousness, to work all uncleanness with greediness.
Yang menjadikan perasaan itu berlalu, telah menyerahkan dirinya kepada hawa nafsu untuk mengerjakan segala sesuatu yang cemar dengan serakah
Siapapun tdk ada yg kebal terhadap dosa, tiap org bs ‘terinfeksi’ oleh ‘virus’ dosa, menjd lemah dan akhirnya tunduk pd hawa nafsu serakah yg membuatnya terus berdosa dari hari ke hari.
Jadi ada 2 jenis org berdosa, pertama, org yang berdosa karena gagal melawan keinginan dosa tetapi menyadari serta bertobat, kemudian dgn sadar berjuang melawan hawa nafsunya untuk berbuat dosa. Jadi org ini memang berdosa, tp tdk trs menerus berdosa, ada perlawanan dan keinginan utk bebas atau menang atas nafsu & keinginan berbuat dosa. Perasaan bersalahnya masih berfungsi layaknya alarm peringatan bhw yg dilakukannya adalah sebuah dosa, Tuhan tdk berkenan jika dia hidup dlm dosa, berusaha utk hidup berkenan di hadapan Tuhan. Bisa jatuh tp tdk sampai tergeletak tak berdaya. Jadi penting bagi kita utk menjaga perasaan bersalah ketika kita berbuat dosa, itu alarm peringatan yg Tuhan taruh dlm batin manusia sbg ‘suara’ Tuhan yang mengingatkan kita bhw dosa akan menghalangi kita intim dgn Tuhan, doa kita tdk akan didengar, dan hidup kita nantinya akan rusak oleh iblis yg memang dgn liciknya sengaja menjebak melalui pola pikir duniawi: “semua org berdosa koq, jadi wajarlah kalau masih trs berdosa, kan masih di dunia, Tuhan jg maklum koq”. Pola pikir ini sesat dan membuat kita semakin lemah tak berdaya, makin hidupnya menjauh dr Tuhan.
Kedua, jenis org yg disebut dlm ayat ini, org yg sudah membuang perasaan bersalahnya, alarm peringatannya sudah dihentikan. Ketika berbuat dosa, ya tdk ada rasa menyesal apalg bersalah pd Tuhan, yg ada pikiran utk menikmati hasil dr dosa yg dia perbuat, berburu kenikmatan dunia dan tdk peduli ttg kehidupan setelah Kematian nantinya. Sebagian dr mereka bahkan tdk bisa percaya bhw Tuhan itu ada, bhw ada surga dan neraka, bhw ada hukum tabur tuai, dsbnya. Tapi sebagian kecil dari mereka terjebak dlm situasi ketidak berdayaannya melawan dosa, pasrah pd hawa nafsunya dan dirinya merasa Tuhan tidak akan menolong dan mengampuni dosanya. Tdk punya rasa takut akan Tuhan, bergaul dgn orang yg sama spt mereka, menyukai dosa dan sudah tdk punya alarm peringatan utk bertobat. Tuhan ingin mereka diselamatkan, dimerdekakan dari belenggu dosa, hidup dlm kemerdekaan Kristus yg menjadikan mereka hidup dlm damai, tidak merugikan org lain, menjadi berkat dan terang dunia. Mereka butuh trs diperingatkan dan juga diinjili dgn tekun, walau butuh waktu lama untuk mereka sadar dan bertobat, tapi yg penting bhw mereka pd akhirnya menerima keselamatan dari Tuhan.
Jgn menjd budak dosa dan hawa nafsu kita, itu bukan tujuan hidup yg Tuhan rencanakan dalam hidup kita, berjuang melawan keinginan itu saat muncul dan berusaha mengendalikan hidup kita setiap saat.