DI 26062026
Yohanes 8:10-11 ILT3
Lalu sambil berdiri dan karena melihat tidak ada lagi seorang pun selain wanita itu, Dia berkata kepadanya, “Hai wanita, di manakah mereka, orang-orang yang mendakwamu itu? Tidak adakah yang menghukum engkau?”
Dan dia berkata, “Tidak ada seorang pun, ya Tuan.” Lalu YESHUA berkata kepadanya, “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan janganlah berdosa lagi!”
Hal terpenting yg kadang terlupakan dlm hal pengampunan dosa adalah bhw yang diperbuat sebagai dosa, itu tetaplah dosa, diampuni bkn berarti dosanya dimaklumi.
“Jangan berdosa lagi!” artinya harus ingat yg diampuni Tuhan itu perbuatan berjenis dosa, jgn diulang lagi. Kitanya diampuni, tp yg pernah kita lakukan tetap ialah dosa, bukan berubah jd yg lain. Apakah dosanya hilang? Ayat ini: “Aku telah menghapuskan pelanggaran-pelanggaranmu, spt awan yg tebal, dan dosa-dosamu seperti awan. Kembalilah kepada-Ku, karena Aku telah menebusmu.” (Yesaya 44:22 ILT3). Dosa bisa Tuhan hapus, tp catatan ttg berbuat dosa, itu tetap dicatat: Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yg ada tertulis di dalam kitab-kitab itu (Wahyu 20:12).
Kemudian: Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut Mikha 7:19).ini tentu suatu gaya bahasa, dosa kita ‘dilempar’ ke tubir laut, ini artinya ketika kita diampuni, dosa yg kita buat dijauhkan dr kita seperti melempar sesuatu ke tubir laut. Tubir laut berarti tempat yg sangat dlm di laut. Jadi bagian kita adalah jgn mengambil lagi apa yg sdh disingkirkan Tuhan. Jaga diri kita dari godaan dosa, kedagingan yg selalu merangsang keinginan dosa: Sebab ketika kita berada di dalam daging, hasrat dosa melalui torah bekerja di dalam anggota tubuh kita sehingga berbuah kematian (Roma 7:5 ILT3). Ini perjuangan seumur hidup kita, jgn lengah dan lemah melawan keinginan berbuat dosa.
Setelah diampuni, berusahalah hidup dgn berlandaskan kebenaran firman Tuhan, di dlm semua sisi kehidupan kita, kuasai diri dan jgn ikuti hawa nafsu kedagingan.