Menjadi Hamba

DI 09032026

1 Raja-raja 12:7
Mereka berkata: “Jika hari ini engkau mau menjadi hamba rakyat, mau mengabdi kepada mereka dan menjawab mereka dengan kata-kata yang baik, maka mereka menjadi hamba-hambamu sepanjang waktu.”

Prinsip mulia ini ternyata sudah dipikirkan sejak zaman dulu, prinsip ini di zaman yg skrg ini dikenal sbg ‘Servant Leadership’ yg dipakai di banyak institusi/lembaga.

Pemimpin yg adalah hamba, ini yg menjd dasar nasehat dr para tua-tua ketika raja Rehabeam, anak Salomo, menjd raja dan didatangi oleh rakyat. Menjd hamba bagi rakyat, ini tentu bertentangan dgn prinsip kekuasaan, rakyat yg harusnya jd hamba bagi raja mereka, tetapi para tua-tua dgn penuh kesadaran menemukan bhw kalau raja ‘melayani’ rakyatnya dgn baik, rakyat akan meresponinya dgn mengabdi kepada raja dgn tulus dan dlm jangka wkt panjang akan menjd hamba. Tetapi nasehat ini dgn tegas ditolak oleh Rehabeam dgn memilih mengikuti nasehat teman-teman sebaya dirinya yaitu dgn memperlakukan rakyat lebih ‘keras’ drpd sblumnya. Akhirnya kita tahu respon rakyat, hanya 2 dari 12 suku yang tetap mengikuti Rehabeam, sisanya memilih utk dipimpin org lain.

‘Servant Leadership’ ini ditunjukkan dalam kehidupan Yesus yg memimpin 12 murid utama-Nya, peristiwa Yesus membasuh kaki para murid, selain punya makna yang rohani, tapi itu jg menunjukkan bhw Yesus menerapkan prinsip ini: “Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yg adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu” (Yohanes 13:14). Jadi ‘Servant Leadership’ ini adalah satu hal yg isinya ialah keteladanan seorg pemimpin yg hrs dipraktekkan pd sesama, menjadi pemimpin yg menghamba, menciptakan sebuah kepatuhan bukan karena takut, tp karena kasih, pemimpin yg tidak berpikir sukses sendiri, tapi sukses bersama, tidak bersikap otoriter tetapi memberi teladan, menyelesaikan masalah yg timbul dalam sebuah komunitas, bkn hanya menunggu hasil.

Maukah kita menetapkannya di saat kita melayani? Sementara sebagian pelayanan menerapkan ‘penghormatan’ yg berlebihan terhadap mereka yg katanya mengaku sbg ‘hamba Tuhan’ bak layaknya seorg artis.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Hamba

Dinasehati Tuhan

DI 07032026

Mazmur 73:24
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.

Ada firman Tuhan, lalu apa itu nasehat yg disebut dlm ayat ini? Utk memahaminya, kita perlu mengerti makna yg tersirat dlm ayat ini.

Tuhan menuntun, tentu saja bukan dalam arti secara fisik, tangan Tuhan memegang tangan kita dan terlihat oleh mata jasmani kita, tp bermakna rohani bhw penyertaan Tuhan itu spt kita berjalan dituntun Tuhan. Jadi makna dr nasehat Tuhan? Biasanya nasehat diberikan oleh seseorg yg telah punya banyak pengalaman, bukan hanya berilmu dan memahami pengetahuan, tp jg dlm prakteknya, berhikmat dan punya harapan kita bisa sukses dan mengalami semua yg baik. Nasehat Tuhan tentu saja bahan dasarnya adalah firman Tuhan yg tertulis yaitu Alkitab, namun dilengkapi dg pemahaman yg lebih dlm sesuai kondisi yg sedang kita alami. Dituntun Tuhan juga berarti Dia yg pegang kendali dlm situasi jalan bersama.

Masalahnya adalah tdk semua orang itu mau utk dinasehati. Sebagian merasa sok tahu, sdh ahli, lebih berpengalaman, lebih kaya, dsbnya. Zaman dulu ada orang yang lebih tua menganggap yg lebih muda tidak berhak menasehati, dianggap suatu sikap yg tidak sopan. Kesediaan kita dinasehati ini penting, bs menolong kita melangkah dgn tepat, tdk salah jalan dan arah, dapat mencapai tujuan yg diinginkan, terhindar dr bahaya dan kerugian yg bs terjd. Cara Tuhan menasehati bs beragam, bisa dgn melalui ayat Alkitab, bs melalui orangtua, sahabat, pemimpin rohani, bahkan orang yg non Kristen sekalipun. Kita yg hrs peka dgn hal ini, jg dalam memilih nasehat yg benar dan tepat utk dipertimbangkan. Dlm Alkitab contohnya saat Rehabeam salah mengikuti nasehat teman sebayanya shga rakyat Israel menolak dia (1 Raja-Raja 12: 1-17).

Ingin mengalami kemuliaan? Berolah diri kita dinasehati Tuhan, dituntun ke tujuan yg Dia inginkan, walaupun ada hambatan dan tantangan menanti, Dia menyertai.

Posted in Renungan | Comments Off on Dinasehati Tuhan

Jauh Dari Tuhan

DI 06032026

Mazmur 73:27
Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kau binasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau.

Dari ayat ini kita mengerti keadaan orang yg jauh dr Tuhan, ternyata dikategorikan sbg org yg berzinah dlm hal rohani karena meninggalkan Tuhan.

Kata meninggalkan tentunya bermakna yg jelas yaitu pergi utk jangka waktu panjang atau sdh tdk ada keperluan lagi di tempat atau org tertentu. Misalnya ketika kita ada di pasar lokal, datang utk berbelanja, jadi ketika sudah selesai belanjanya atau uang habis, maka kita pergi meninggalkannya, berjalan pulang ke rumah. Atau kita pergi ke salon utk menata rambut, setelah kita selesai, kita pergi, meninggalkan penata rambut yg tadi melayani kita. Mudahnya kita katakan sbg: tdk ada urusan lagi dgn org atau tempat yg kita datangi, pergi dgn melanjutkan urusan yg baru. Orang yang meninggalkan Tuhan berarti berpikir bhw dia tdk ada urusan lagi dgn Tuhan, tidak perlu lagi berhubungan dgn Tuhan, semua sudah berakhir.

Apa dan siapa saja yg bs membuat orang memutuskan untuk meninggalkan Tuhan? Org yg berzinah biasanya ada orang yang menarik hatinya dan membandingkannya dgn pasangan hidupnya. Mgkin karna dia lebih cantik dan muda, lebih kaya, mgkin dianggap lebih hebat dari Tuhan, dsbnya. Bisakah dikategorikan meninggalkan Dia pd org-org Kristen yg jarang ke gereja? Ini mgkin saja, knpa tdk datang beribadah di gereja, apakah ada hal yang lebih menarik utk dilakukan? Kalau alasannya sakit hati dgn org gereja, kan bukan Tuhan yg tidak baik padamu? Yg salah org gereja, tetapi ‘ngambeknya’ ke Tuhan, tdk mau ke gereja lagi, kan aneh. Atau jgn-jgn punya protes pd Tuhan, tp tak berani ngaku pd Tuhan & melampiaskannya dgn tdk beribadah lagi ke gereja? Hati-hati, ini bagian dari zinah rohani.

Tempatkan Tuhan di tempat utama dalam hidup kita, ingat bukan Tuhan yang harus menuruti kita, tp kitalah yg hrs taat pada Dia yg berdaulat dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Jauh Dari Tuhan

Apa Yang Sedang Kita Kerjakan

DI 05032026

1 Raja-raja 19:13
Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

Elia saat itu sedang melarikan diri karena nyawanya terancam akibat kemarahan dr Izebel, istri raja Ahab, dan Tuhan menemui Elia demi kelanjutan tugasnya.

Kadang kita mengalami hal serupa, sudah berjerih lelah hidup taat & setia pd Tuhan, justru kita banyak mengalami hambatan & masalah dr mereka yg tdk senang kita dgn gaya hidup spt itu. Bbrpa org bahkan juga mengalami ancaman kekerasan fisik dan bahkan nyawanya terancam. Ada rasa yg bercampur aduk: takut, lelah, putus asa, & yg lainnya, rasanya tidak ingin hidup lagi, berpikir apa gunanya hidup taat dan setia pd Tuhan? Mengikuti cara hidup duniawi yg banyak org lakukan kelihatannya jauh lebih masuk akal. Tetapi yg hrs kita ingat bhw: “sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, & memperhatikan kesudahan mereka. Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kau taruh mereka, Kau jatuhkan mereka sehingga hancur. Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan! (Mazmur 73:17-19).

Satu-satunya nabi yang diangkat ke surga tanpa mengalami kematian yaitu Elia, ini sesuatu yg menjd pelajaran bagi kita. Bhw perjuangan menuntaskan tugas yg Tuhan berikan itu memang berat, tp Dia sediakan upah yg mulia utk semua yg kita lakukan. Memang kadang ketakutan dan kelelahan itu datang, tapi ingatlah bhw Tuhan selalu perhatikan kita dan bertanya: apa yg sdg kita kerjakan? Menuntaskan tugas Tuhan ataukah mengurusi ketakutan & kelelahan kita? Tugas yg Tuhan berikan bisa spesifik atau umum, yg umum adalah hidup kudus spt Kristus telah hidup, yg spesifik adalah apa yang Dia tugaskan kita secara pribadi. Jd walaupun kita dihambat, jgn berhenti utk trs melangkah, ada penyertaan Tuhan yg ikut dgn kita, Dia memantau kita.

Berkorban bukan hanya dlm hal tertentu, saat melakukan tugas dr Tuhan jg harus kita siap lakukan pengorbanan, tp semua itu tdk sia-sia.

Posted in Renungan | Comments Off on Apa Yang Sedang Kita Kerjakan

Orang Yang Diurapi Tuhan

DI 04032026

1 Samuel 26:23 ILT3
Dan YAHWEH akan membalaskan kepada setiap orang, kebenarannya dan kesetiaannya, karena YAHWEH telah menyerahkan engkau ke dalam tanganku, dan aku tidak mau mengulurkan tanganku melawan orang yang diurapi YAHWEH.

Seringkali kata ‘org yg diurapi’ menjd satu tameng bagi para hamba Tuhan agar org lain tdk sembarangan dlm berbuat atau jg berucap ttg mereka.

Kata diurapi, bahasa aslinya ‘mâshîyach’, yg berarti diurapi, biasanya utk orang yg akan menjabat posisi tertentu spt posisi raja, para imam, atau org-org kudus, dan kata ini 2x diterjemahkan sbg Mesias. Dr penjelasan ini, jelas bhw org yg diurapi ini adalah mereka yg Tuhan pilih dan diberi posisi sesuai kehendak Tuhan. Pd zaman itu seringkali Tuhan bicara langsung pada nabi yg dipilih-Nya dan jelas siapa saja yg harus diurapi, contoh nabi Elia: Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kau urapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau (1 Raja-Raja 19:16). Zaman skrg sdh agak berbeda, makna dr diurapi ini telah meluas ke jemaat umum, terutama di kalangan Pentakosta dan jg Kharismatik, diurapi bkn hanya org posisi tertentu, tapi semua jemaat.

Apakah artinya tdk boleh berbuat apapun pd ‘org yg diurapi? Kuncinya ada pd siapa yg mengurapi. Dlm ayat ini jelas Daud dgn sadar memahami bahwa raja Saul diurapi oleh Tuhan menjadi raja dgn perantaraan Samuel. Jadi menjamah raja Saul berarti spt berurusan langsung dg Tuhan sendiri. Di zaman skrg ini kadang rancu ttg orang yg diurapi, apakah dasarnya adalah Tuhan yg pilih, atau org yg disukai pemimpin dari gereja itu? Walaupun secara penampakan mata, mereka itu diurapi para pemimpin gereja sblum menjabat posisi tertentu, tp benarkah posisi itu Tuhan yg berikan? Ini kepercayaan yg Tuhan berikan atau upah dr pemimpin gereja karena mereka dinilai layak menerimanya? Sistem upah ini spt karyawan yg naik promosi di perusahaan tempat dia bekerja karena berprestasi. Tp dlm pelayanan, bukan prestasi, tp apakah mendpt perkenanan Tuhan?

Kita memang jgn sembarangan berbuat & berucap apapun pd org lain, sesederhana apapun posisi mereka, ingat bhw semua yg kita tabur akan kita tuai berkali lipat.

Posted in Renungan | Comments Off on Orang Yang Diurapi Tuhan

Buat Orangtua Bahagia

DI 03032026

Amsal 23:15
Hai anakku, jika hatimu bijak, hatiku juga bersukacita.

Setiap orangtua pastinya ingin tdk kuatir dengan hidup anak-anaknya, dr sejak lahir hingga dewasa dan berkeluarga nantinya, salah satunya spt yg disebut dlm ayat ini.

Bnyk org berpikir yg penting anak menjadi kaya barulah hati orgtua tenang. Tdk salah jg dgn pemikiran ini karena sebagian dari masalah yg timbul disebabkan kesulitan finansial atau keuangan yg buruk. Namun masalah timbul bkn hanya dari keuangan saja, kadang bersumber dr karakter serta tingkat kedewasaan anak-anak kita. Tdk semua masalah bs selesai dgn uang, hal ini yg perlu kita ingat. Dlm Alkitab dapat kita temui contoh spt ini, misalnya Nabal, meskipun kaya, punya istri Abigail yang bijak, namun karena buruk karakternya, ia akhirnya dihukum Tuhan dan mati: “Dan kira-kira sepuluh hari sesudah itu TUHAN memukul Nabal, hingga ia mati (1 Samuel 25:39). Absalom, anak raja Daud, jg menjd contoh anak yg tdk bijak.

Kekayaan dan bijak, 2 kombinasi penting yg sebaiknya dimiliki oleh anak-anak kita semuanya. Walau terkadang orang sering menilai kesuksesan hidup lewat harta yg dimiliki, namun ini hanya benar sebagian saja. Daud yg kaya raya, namun tidak gila tahta, Tuhan membuatnya meninggal dgn keadaan yg baik, membawa nama harum utk leluhurnya, ini satu hal yg sebenarnya menjd incaran semua org. Kita akan bisa dikenal sbg keturunan yg membawa nama harum bagi orgtua hingga leluhur kita. Di dlm silsilah Yesus, nama Daud selalu jadi nama yg disinggung. Karenanya, didiklah anak-anak kita bukan hanya pengetahuan atau ilmu saja, tp didiklah moralitas serta takut akan Tuhan, seimbang antara yang hal sekuler dan kerohaniannya.

Status kaya bs berganti, tetapi karakter yg baik dan berkualitas, sulit utk diubah jika org yg memilikinya selalu hidup dlm takut akan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Buat Orangtua Bahagia

Perlu Dihukum Dulu

02032026

Yesaya 59:18-19 ILT3
Sesuai dengan perbuatan-perbuatannya, demikianlah Dia mengganjarnya; kehangatan murka kepada musuh-musuh-Nya, adalah ganjaran bagi yang memusuhi-Nya. Dia akan mengganjarkan pembalasan kepada pulau-pulau.
Sehingga dari barat, mereka akan takut kepada Nama YAHWEH, dan dari timur, kepada kemuliaan-Nya. Pada waktu musuh datang seperti banjir, Roh YAHWEH akan membuatnya terluput.

Ketakutan biasanya muncul setelah ada hukuman yg diterima. Dlm keseharian kita apalagi di zaman-zaman generasi sblum skrg, memukuli anak sbg hukuman spya jera itu adalah hal biasa. Ada ayat Alkitab berkata: Didiklah anakmu selama masih ada harapan dan hendaklah engkau tidak mengangkat hasratmu utk membunuhnya (Amsal 19:18 ILT3), juga ayat: Hendaklah engkau tdk menahan didikan dari seorang muda, sebab ketika engkau memukulnya dengan tongkat, ia tidak akan mati (Amsal 23:13 ILT3). Hanya saja zaman skrg kalau memukul anak bs jadi dianggap tindakan melawan hukum, apalagi berkembangnya ilmu ‘parenting’ dlm mendidik anak yang cenderung menghindari bertindak kasar terhadap fisik.

Ada org-org tertentu yang berani melawan Tuhan, hingga akhirnya perlu dihukum dg keras oleh Tuhan barulah mau berubah & tunduk pd Tuhan. Kisah bgmna Saulus yg dihukum Tuhan saat perjalanan memburu jemaat Tuhan, dibuat menjd buta hingga akhirnya Tuhan mencelupkannya karena Saulus dipilih Tuhan utk menjangkau bnyk jiwa melalui penginjilan. Bahkan seorg yg kita kenal sbg nabi, yaitu Yunus, hrs 3 hari dihukum masuk dalam perut ikan spya dia mau kembali melakukan tugas yg Tuhan berikan. Dihukum Tuhan, barulah takut, ini jd pelajaran buat kita, jgn mengalami hal itu, tak ada sesuatu atau seorgpun luput dari pandangan Tuhan, tdk ada yang bisa disembunyikan, mau lari, Tuhan kejar. Jgn melawan Tuhan dan kehendak-Nya.

Takutlah akan Tuhan karena kita sungguh mengasihi Tuhan, taat dan setia, balasan dr Tuhan bagi kita tentunya berwujud hal yg mulia nantinya.

Posted in Renungan | Comments Off on Perlu Dihukum Dulu

Berdoa Yang Lega

DI 28022026

1 Timotius 2:8
Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

Berdoa itu kelihatannya mudah, sederhana dan bs dilakukan kapan saja, tetapi ada yg perlu diperhatikan ketika kita berdoa pada Tuhan.

Pertama, berdoa dgn menadahkan tangan yang suci. Tangan itu menggambarkan ttg apa yg kita perbuat, haruslah perbuatan yg suci, bukan perbuatan dosa. Dalam hal menadahkan tangan, ini menggambarkan satu sikap tubuh yg hormat pd Tuhan, yg siap menerima jawaban doa sbg org benar yg perbuatannya benar. Jadi perhatikanlah apa yg kita kerjakan dgn tangan kita, baik atau jahatkah? “tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan, (Yesaya 59:2-3). Berdoa hrs tanpa adanya pemisah antara kita dgn Tuhan, perhatikan apa yg kita buat dan kerjakan dgn tangan.

Kedua, tanpa marah. Marah itu wajar, tapi berdoa dlm keadaan marah ini masalah yg hrs kita hindari. Seringkali dosa baik lidah maupun perbuatan kita dipicu dr marah yg tdk terkendali dan berkepanjangan, ingat bhw dosa itu memisahkan kita dari Tuhan, Dia tdk mendengar doa kita. Redakan dulu amarah kita, barulah berdoa pd Tuhan. Jd pilihan ada di tangan kita; mau trs marah atau meredakannya. Ketiga, tanpa adanya perselisihan atau perbantahan. Tdk tunduk pd pemimpin kita jg termasuk di dalamnya. Pergesekan dlm satu komunitas itu tdk dpt dihindari, bs terjd kapan saja dan pd siapa saja, kejarlah perdamaian, perdebatan hrs berhenti saat pembahasan selesai dan sdh ada keputusan atau hasil yg ditentukan.

3 hal ini yg hrs kita perhatikan sblm ingin menaikkan doa pd Tuhan, jgn berdosa krna perbuatan, perkataan, dan sikap kita yang memicu pemisahan kita dr Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Berdoa Yang Lega

Ingin Semua Diselamatkan

DI 27022026

1 Timotius 2:3-4 (ILT3)
Sebab, hal itu adalah baik dan dapat diterima di hadapan Elohim, Juruselamat kita,
yang menginginkan semua orang diselamatkan dan masuk ke dalam pengetahuan penuh akan kebenaran.

Siapa saja target keselamatan yang Tuhan inginkan? Semua orang! Karena memang di seluruh dunia dan generasi, semua orang telah berdosa dan butuh diselamatkan.

Jadi apakah itu org baik atau jahat, orang rupawan atau buruk rupa, org normal atau org cacat, org kaya atau org miskin, orang pintar atau org bodoh, dan semua kriteria lainnya, perlu keselamatan karena semua org berdosa. Tapi kadang manusia terlalu berani menilai ada org-org tertentu yg tdk pantas utk diselamatkan, mgkin karena org itu terlalu banyak dosa, bejat, munafik dan semua citra buruk lainnya, mereka pantas mati dan masuk neraka! Tapi Tuhan tdk spt pikiran manusia itu, mereka yg berdosa dg latar belakang kehidupan apapun, menjadi target utk keselamatan yg Dia sediakan. Jd kita jgn berlawanan dgn kehendak Dia, jika ada kesempatan utk menginjili org yg jahat ya hrs menginjil, diterima atau ditolak, itu bukan kesalahan kita, tp org itu sendirilah yg menolak diselamatkan.

Apakah kita menilai diri kita lebih layak utk diselamatkan? Itulah kesombongan rohani yg banyak tdk disadari muncul dlm pikiran mereka. Yg paling penting adalah akhir dr hidup tiap org, apakah di saat terakhirnya percaya pd Tuhan Yesus atau tdk? Ada org yg awalnya percaya, tp kemudian kecewa & meninggalkan imannya hingga akhir hidup terjd, org ini kehilangan keselamatan yang awalnya sdh dia terima. Ada org jahat yang di akhir hidupnya bertobat, dia selamat. Di sinilah pentingnya tetap tinggal dlm kasih karunia Tuhan yg menganugerahkan semua keselamatan itu pd semua org, jgn keluar dr kasih karunia Tuhan. Setia sampai akhir dan tetap beriman dan percaya, dan kita jangan tukar keselamatan dgn hal lain.

Hidup di dunia ini hanya sementara, hidup kekal ialah tujuan akhir kita, keselamatan itu diperlukan setiap org, tdk ada yg tdk layak utk diselamatkan selama tiap orang ingin bertobat.

Posted in Renungan | Comments Off on Ingin Semua Diselamatkan

Iman Yang Kandas

DI 26022026

1 Timotius 1:19
Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka,

Dlm perjuangan hidup ini, diperlukan ada 2 faktor pendukung yaitu iman & hati nurani yg murni. Motivasi ditentukan oleh hati yg murni, apakah tulus atau ada motif lain yg ikut ‘menunggangi’ perjuangan hidup kita. Iman berkaitan dgn penyerahan kita pada kedaulatan Tuhan dan percaya harapan yg Tuhan janjikan itu pasti terjd pd waktu-Nya yg Dia tentukan. Jadi sementara kita tetap berharap, kemurnian hati nurani perlu utk tetap kita jaga, paling tdk supaya jgn kita berpikir utk mencari alternatif selain Tuhan sendiri. Banyak kali berharap itu dgn suatu pemikiran bhw kalau dikabulkan, bersyukur pada Tuhan, kalau tdk dikabulkan, ya cari alternatif lain. Karena itulah sedikit org yg berjuang dlm pengharapannya serta tetap percaya Tuhan bertindak.

Menolak hati nurani yg murni, berarti orang itu sendiri yg menolaknya. Hati nurani yang murni seringkali menjd ‘warning’ peringatan bagi seseorg yg mulai berpikir hal yg bukan seharusnya. Kebenaran Tuhan yg diterima dan ‘berbunyi’ saat pikiran menjd ‘liar’, ini seringkali diabaikan demi mendpt sesuatu yg diperlukan. Mengapa seseorg berbuat dosa, karena diawali menolak hati nurani yg murni, lama kelamaan ‘alarm’ ini terasa spt bunyi yg tidak ingin didengar sehingga dihentikan bunyinya. Dlm hati nurani yang murni, Tuhan ‘berbicara’ pd kita, tapi dgn sengaja bbrpa org tdk mengindahkannya, lebih memilih mengikuti jalan pikiran yang mulai tdk terkendali, hingga pada akhirnya masuk dlm situasi yg lebih parah.

Jaga kemurnian hati nurani kita supaya tdk kandas dlm perjuangan hidup kita, jangan matikan ‘alarm’ suara hati nurani yg murni, supaya rohani kita jgn ‘tertidur’.

Posted in Renungan | Comments Off on Iman Yang Kandas