DI 03042025
Filipi 4:5 ILT3
Biarlah kelembutan hatimu diketahui oleh semua orang, Tuhan itu dekat.
Apa yg harus ditunjukkan saat kita hidup dalam kedekatan tibanya waktu Tuhan? Dlm ayat yang ini, rasul Paulus menunjuk kelembutan hati yang hrs ditunjukkan.
Kelembutan hati, dlm bahasa aslinya epieikēs yg berarti pantas (approriate), lembut hati (mild), kesabaran yang lembut dan sederhana (gentle moderation patient). Jadi kita yg hidup di akhir zaman, meyakini bahwa kedatangan Yesus yang kedua kalinya sudah sangat dekat, hrs memiliki & menunjukkan kelembutan hati, kesabaran dan kesederhanaan diri kita. Kalau disederhanakan, kita bs memakai kata ‘tidak emosian dan tidak sombong’. Ini relevan dgn realita yg ada dalam keseharian hidup kita, banyak org sengaja untuk pamer apa yg dimiliki, sombong karena menjadi penguasa, menindas org dgn kekuasaan, tidak lagi mau sabar, maunya instant dan uang menjd pembuat yg sulit menjadi mudah. Tak salah jika kita diingatkan bhw bahaya kalau cinta uang, ini yg seringkali disangkali oleh org yg duniawi. Di dlm pikiran org banyak, uang bukan segalanya tp segalanya butuh uang, ini kebenaran yg tidak seluruhnya benar, benar bhw banyak hal dalam hidup di dunia ini butuh uang, tapi uang hanya bs memperpanjang umur dan menyembuhkan penyakit, tetapi uang tak punya kuasa menahan setiap org utk meninggal ketika waktunya tiba.
Kelembutan hati, artinya punya hati yang ‘sehat’, spt perut yg sehat itu lembut, tp perut yg punya kanker di dalamnya menjd tdk lembut lagi, tapi perut itu mengeras. Org yg lembut hati, belajar dr kehidupan dan mengujinya dgn firman Tuhan yg ada dlm Alkitab. Org biasanya bangga karena punya banyak pengalaman dan pengetahuan, tp seringkali apa yg dihadapi di depan nantinya tdk selalu sama dgn masa lalu, pengetahuan terus berkembang, artinya yg ada sekarang ini belum sempurna, akan terus disempurnakan. Hati yg lembut menyadarkan pemiliknya bhw dia belum sempurna, belum mencapai standart yg Tuhan tetapkan, karenanya butuh dinasehati, ditegur & terus belajar utk menjadi lebih baik di masa yg akan datang. Sadar bhw hidup dlm Tuhan butuh waktu dan kesabaran, tdk instant, proses yang dihadapi pasti tdk mudah tetapi bs utk dilewati dgn baik. Sulit tetapi bisa, inilah yg hrs ditanam dlm pikiran kita yg seringkali ditakut-takuti oleh pikiran kacau kita sendiri. Pikiran kacau timbul karena kita kehilangan ketenangan, tdk sabar, dan membuat kita ragu dgn potensi yg dimiliki. Kuasai diri supaya bs tenang, kalau tenang, bs utk berdoa, menerima pertolongan Tuhan.
Tunjukkan kelembutan hati kita di akhir zaman ini, jgn biarkan keduniawian menggoda nafsu duniawi kita, kuasai diri dan jadilah tenang, jgn menyerah pd keadaan.